Unknown


VLSM (Variabel Length Subnet Mask)
VLSM(Variabel Length Subnet Mask) adalah suatu teknik untuk mengurangi jumlah terbuang [ruang;spasi] alamat. kita dapat memberi suatu subnet ke seseorang, dan dia dapat lebih lanjut membagi lebih lanjut membagi subnet ke dalam beberapa subnets. Oleh karena lebar dari subnet akan diperkecil, maka disebut dengan Variable Subnet Length Mask(VLSM).
Perhitungan IP Address menggunakan metode VLSM adalah metode yang berbeda dengan memberikan suatu Network Address lebih dari satu subnet mask, jika menggunakan CIDR dimana suatu Network ID hanya memiliki satu subnet mask saja, perbedaan yang mendasar disini juga adalah terletak pada pembagian blok, pembagian blok VLSM bebas dan hanya dilakukan oleh si pemilik Network Address yang telah diberikan kepadanya atau dengan kata lain sebagai IP address local dan IP Address ini tidak dikenal dalam jaringan internet, namun tetap dapat melakukan koneksi kedalam jaringan internet, hal ini terjadi dikarenakan jaringan internet hanya mengenal IP Address berkelas.
Langsung saja ke contoh kasus dalam perhitungan menggunakan metode vlsm. Dalam contoh kasus ini misalnya kita akan membangun sebuah jaringan internet dalam sebuah perusahaan besar. Dengan ketentuan Host yang dibutuhkan antaran lain:
1. Ruang utama 1000 host
2. Ruang Kedua 500 host
3. Ruang ketiga 100 host
4. Ruang Server 2 host

Dengan alamat jaringan 172.16.0.0/16. Sebelum kita mulai menghitung vlsm, disini kita akan memcantumkann 8 bit angka ajaib ini:
128 . 64 . 32 . 16 . 8 . 4 . 2 . 1 . Dan membuat tabel-tabel untuk mempercepat proses perhitungan VLSM. Seperti tabel-tabel berikut:

Host ke 2^n
Jumlah Host
Subnet mask
Pre. mask/32-n

2^0

1

255.255.255.255/322^1

2

255.255.355.254/312^2

4

255.255.255.252/302^3

8

255.255.255.248/292^4

16

255.255.255.240/282^5

32

255.255.255.224/272^6

64

255.255.255.192/262^7

128

255.255.255.128/252^8

256

255.255.255.0/242^9

512

255.255.254.0/232^10

1024

255.255.252.0/222^11

2048

255.255.248.0/212^12

4096

255.255.240.0/202^13

8192

255.255.224.0/192^14

16386

255.255.192.0/182^15

32768

255.255.128.0/172^16

65536

255.255..0/162^17

131072

255.254.0.0/152^18

262144

255.2520.0/142^19

524288

255.248.0.0/132^20

1048576

255.240.0.0/122^21
2097152

255.224.0.0/112^22
4194304255.192.0.0/102^23

8388608

255.128.0.0/9 2^24

16777216 255.0.0.0/8

Contohya seperti kasus berikut:

Dengan IP 172.16.0.0/16

1. Ruang Utama 1000 host

Disini dibutuhkan 1000 host yang akan terhubung dengan internet ,untuk mendapat 1000 host atau lebih perhatikan tabel diatas. Karena yang dibutuhkan1000 maka cari hasil pemangkatan 1000 or >= 1000 host. dari tabel diatas yang sesuai dengan kebutuhan host yang dibutuhkan gunakan 2^10 = 1024 dan subnet mask 255.255.252.0.
Untuk mencari nilai ip range seperti dibawah ini :

255.255.255.255
255.255.252. 0 _0. 0. 3.255

Dan untuk mengetahui IP broadcastnya yakni hasil dari pengurangan diatas ditambah dengan ip network seperti dibawah ini:

172. 16. 0. 0.0. 0. 3.255 +172. 16. 3.255

Network : 172.16.0.0/22

IP Pertama : 172.16.0.1

IP Terakhir : 172.16.3.254

IP Broadcast : 172.16.3.255

Subnet Mask : 255.255.252.0

2. Ruang Kedua 500 host

Untuk Ruangan Kedua host yang dibutuhkan or komputer yang bisa terhubung dengan internet sebayak 500 komputer. Untuk mendapatkan 500 host atau lebih maka kita cari pemangkatan yang menghasilkan Host 500 atau lebih. dari tabel diatas yang menghasilkan 500 host >=500 host yang sesuai dengan kebutuhan host yang digunakan 2^9= 512 dan subnet mask 255.255.254.0. Untuk mencari nilai ip range seperti dibawah ini :

255.255.255.255

255.255.254. 0 _0. 0. 1.255

Dan untuk mengetahui IP broadcastnya yakni hasil dari pengurangan diatas ditambah dengan ip network, seperti dibawah ini:

172. 16. 4. 0.0. 0. 1.255 +172. 16. 5.255

Network : 172. 16. 4. 0/23

IP Pertama : 172.16. 4.1

IP Terakhir : 172.16. 5.254

IP Broadcast : 172.16.5. 255

Subnet Mask : 255.255.254.0

3. Ruang Server 100 Host

Nah sekarang untuk Ruang ke 3 yang membutuhkan 100 host, maka konsep perhitungan kita gunakan konsep kelas C atau bermain pada Oktet ke 4. Untuk mendapatkan 100 host atau lebih maka kita cari pemangkatan yang menghasilkan Host 100 atau lebih. dari tabel diatas yang menghasilkan 100 host >=100 host yang sesuai dengan kebutuhan host yang digunakan 2^7= 128 dan subnet mask 255.255.255.127

Untuk mencari nilai ip range seperti dibawah ini :

255.255.255.255

255.255.255.128 _0. 0. 0.127

Dan untuk mengetahui IP broadcastnya yakni hasil dari pengurangan diatas ditambah dengan ip network, seperti dibawah ini:

172. 16. 6. 0
0. 0. 0.127 +
172. 16. 6.127

Network : 172.16. 6 . 0/25

IP Pertama : 172.16. 6 . 1

IP Terakhir : 172.16. 6 . 126

IP Broadcast : 172.16 .6 .127

Subnet Mask : 255.255.255.128

4. Ruang Server 2 Host

Network : 172.16. 6. 128/30
IP Pertama : 172.16. 6. 129
IP Terakhir : 172.16.6. 130
IP Broadcast : 172.16.6.131
Subnet Mask : 255.255.255.252

Menghitung cepat VLSM pada prefix length /25 s.d /31
Oke, jika kemarin saya sudah post Cara Menghitung Jumlah Host dan Jumlah Network, kali ini saya akan post bagaimana Cara Menghitung VLSM yang merupakan kelanjutan dari cara menghitung jumlah host dan jumlah network tersebut.

Disini, IP yang saya pakai masih sama dari IP Sebelumnya yakni 192.168.100.104/29 , karena postingan ini merupakan kelanjutan dari postingan sebelumnya.
Sedikit reveiw postingan sebelumnya, IP 192.168.100.104/29 mempunyai 32 jaringan dan di setiap jaringan ada 6 host atau 6 IP Address yang tersedia. Sekarang, kita akan menghitung berapakah Net ID nya setiap jaringan? Berapa Range IPnya dan berapa Broadcastnya?

Ini Carannya:
-Tentukan Netmasknya dulu, netmask dari 192.168.100.104/29 adalah 255.255.255.11111000 = 255.255.255.248
-Network yang tersedia = 2n =25=32 network atau bisa menggunakan cara tabel
-Range IP terendah s.d IP tertinggi = IP terendah merupakan Net ID+1 dan IP tertinggi merupakan Bcast-1

Dari data diatas dapat diperoleh:
Gimana? Mudah kan? Coba sobat pahami setiap range yang tersedia. Hal ini untuk membuktikan bahwa. IP 192.168.100.1-192.168.100. mempunyai lowongan 6 host, dan intervalnya setiap network adalah 8. Maka Broadcast yang diperoleh 8-1 = 7. Untuk rangenya, didapat dari IP terendah s.d IP tertinggi, yakni Net ID+1 s.d Broadcast-1.
Diketahui : sebuah jaringan komputer
IP Network : 152.17.0.0
Netmask : 255.255.0.0
Dibagi menjadi :
Subnet I : 1500 host
Subnet II : 12 host
Subnet III : 950 host
A. Menggunakan subneting konvesional
2^y-2 < mendekati > 1500, y=10
netmask : 11111111.11111111.00000000.00000000 = 255.255.0.0
netmask I : 11111111.11111111.11111000.00000000 = 255.255.248.0
network I : 1001100.00010001.00000000.00000000 = 152.17.0.0
network II : 1001100.00010001.00001000.00000000 = 152.17.8.0
network III : 1001100.00010001.00010000.00000000 = 152.17.16.0
Broadcast I : 1001100.00010001.00000111.11111111 = 152.17.7.255
Broadcast II : 1001100.00010001.00001111.11111111 = 152.17.15.255
Broadcast III : 1001100.00010001.00010111.11111111 = 152.17.23.255
B. Menggunakan VLSM
Kita harus menggunakan jumlah host terbesar dahulu yaitu 1500 :
I. 2^y-2 < mendekati > 1500 , y=11 jadi 2^11-2 = 2046
11111111.11111111.11111000.00000000 = 255.255.248.0
yang berubah pada oktet ketiga jadi :
N = 00000000 jadi NA = 152.17.0.0
B = 00000111 jadi BA= 152.17.7.255
II. 2^y-2 < mendekati > 950 , y= 10 jadi 2^10-2 = 1022
11111111.11111111.11111100.00000000 + 255.255.252.0
yang berubah pada oktet ke-3 jadi :
N = 00001000 jadi NA = 152.17.8.0
B = 00001011 jadi BA = 152.17.11.255
III. 2^y-2 < mendekati > 12 , y=4 jadi 2^4-2 = 14
11111111.11111111.11111111.11110000 = 255.255.255.240
yang berubah pada oktet ke 4 jadi :
N = 00001100 jadi NA = 152.17.12.0
B = 00001111 jadi BA = 152.17.12.15
sehingga untuk selisih jumlah host dapat kitalihat :
A. menggunakan subneting konvesional
· Subnet I : 2046-1500 = 546 host· Subnet II : 2046 – 12 = 2034 host
· Subnet III : 2046- 950 = 1096 host
B. Menggunakan VLSM
· Subnet I : 2046-1500 = 546 host
· Subnet II : 14-12 = 2 host
· subnet III : 1022-950 = 72 host

Unknown


GAN merupakan jaringan komputer yang cakupannya lebih luas. Jaringan ini merupakan komputer-komputer yang ada di negara-negara diseluruh dunia. Pada saat ini jaringan yang termasuk GAN adalah internet. Dimana internet dapat menghubungkan komputer-komputer yang ada di seluruh dunia. Global Area Network (GAN) atau internet dapat juga berupa kumpulan jaringan yang terinterkoneksi dengan cakupan meliputi dunia.

Broadband Global Area Network

Broadband Global Area Network disingkat BGAN merupakan varian dari sistem untuk mengakses jaringan internet dunia. BGAN dibuat oleh satu perusahaan Inggris yang mengoperasikan satelit Inmarsat. Inmarsat adalah operator satelit dunia yang sudah beroperasi sejak tahun 1979, yang pada awalnya merupakan satelit komunikasi yang membantu komunitas pemilik kapal laut dengan meluncurkan tiga jenis satelit dari tahun 1990. Dimulai dengan satelit yang memiliki kapasitas 20 MHz sampai I-4 berkapasitas 126 MHz. Inovasi dari Inmarsat ini betul-betul mengubah paradigma jaringan internet. Sebab, di mana saja di seluruh dunia, kita dapat masuk ke internet dengan kecepatan tinggi dengan hanya membawa perangkat sebesar kamus (A4 atau A5) dan langsung di sambung ke notebook atau pesawat telepon. Kendalanya adalah biaya masih relatif mahal. Itu karena untuk meluncurkan satelit sekaligus merawatnya, dibutuhkan biaya yang besar .Inovasi dari Inmarsat memberikan satu peluang bisnis baru. Sebab, dengan memiliki peranti yang mudah dibawa-bawa dan memerlukan daya yang relatif kecil,kita dapat membuat satu jaringan intranet atau jaringan internal dengan lebih fleksibel.

      Misalnya, kita mempunyai perkebunan yang tidak ada akses infrastruktur di dalam kebun tersebut. Dengan memasang satu peranti I-4, kita dapat berkomunikasi ke peranti lainnya yang diletakkan di dalam kota, baik komunikasi suara maupun data. Kalau selama ini kita menonton tayangan langsung di televisi, melalui satelit yang perantinya relatif besar, dibawa oleh mobil dengan antena parabola yang mencolok, maka dengan menggunakan I-4 memungkinkan kita meliput segala kejadian dengan hanya berbekal notebook dan peranti akses I-4 yang kecil. Kualitas video streaming-nya sangat baik, tidak terjadi delay suara dan putus-putus yang berkelanjutan. Peranti pengakses satelit ini cukup disambungkan ke komputer melalui ronggaUSB, eternet, atau bahkan melalui bluetooth. Di sisi komputernya dilakukan pengendalian melalui program yang sangat mudah untuk dijalankan, dimulai dari menentukan koordinat satelit dengan bantuan kompas yang ada di perangkatnya, kemudian menentukan layanannya, akhirnya menunggu sampai terjadi sinkronisasi dengan satelit.Untuk mengaktifkan peranti BGAN, digunakan SIM card yang sama dengan ponsel GSM, dikemas berikut CD ROM yang berisi program pengendali oleh distribution partner dari Inmarsat. Proses penyambungan tidak lebih dari 20 menit dan dapat langsung dimanfaatkan dengan seluas-luasnya. Pada saatnya nanti pemanfaatan I-4 akan lebih beragam, apalagi kalau harga jualnya terjangkau, karena sampai terakhir penulismenghadiri konferensi BGAN Inmarsat di Bangkok, mereka belum menentukan harga jual layanan mereka.
Pemanfaatan Satelit

Global Area Network


Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau sangat berkepentingan untuk memanfaatkan teknologi ini, apalagi kita memiliki Palapa sebagai salah satu kebanggaan Indonesia untuk pemersatu bangsa. Terobosan Inmarsat dengan segala kekurangan dan kelebihannya dapat kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memperkecil kesenjangan digital yang terjadi di Indonesia. Teknologi satelit terkini akan sangat membantu penyebaran informasi yang menjadi salah satu bagian tugas dari Departemen Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Sayangnya, teknologi satelit jinjing ini masih tergolong mahal untuk digunakan di perkotaan karena alternatif untuk di daerah perkotaan memang sangat beragam dengan harga yang juga paling minimal. Dengan mobilitas tinggi, usaha kita untuk berada di satu dunia sudah menjadi kenyataan. Sebab, jika dibandingkan dengan telepon seluler yang harus mengacu pada base station milik operator seluler, teknologi satelit hanya membutuhkan kita untuk melihat langit. Inmarsat memang memosisikan BGAN sebagai alternatif dari GPRS atau teknologi telepon seluler lainnya sehingga pemanfaatannya terbatas hanya pada keadaan di mana tidak tersedia alternatif yang dibangun oleh operator. Isu yang juga akan berkembang adalah soal perundang-undangan pemakaian frekuensi. Kalau sebelumnya penggunaan satelit dapat dikontrol dengan baik karenaantena parabolanya besar dan pasti terlihat, maka dengan teknologi I-4 ini pemakai satelit sama sekali tidak dapat terlihat dan dapat dengan mudah dikeluar masukkan kesatu daerah. Tantangan berat bagi Dirjen Postel untuk mengantisipasi teknologi yang sangat cepat berkembang dan harus diikuti dengan saksama oleh semua jajarannya.
Unknown

pengertian resensi dan contoh resensi cerpen

Resensi /résénsi/ n menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah pertimbangan atau pembicaraan tentang buku; ulasan buku:
Sedangkan kata "mengulas" v itu sendiri mempunyai arti memberkan penjelasan dan komentar; menafsirkan (penerangan lanjut, pendapat, dsb); mempelajari (menyelidiki) dan kata "ulasan" n mempunyai arti kupasan; tafsiran; komentar:

Resensi berasal dari bahasa Latin, yaitu dari kata kerja revidere atau recensere. Artinya melihat kembali, menimbang, atau menilai. Arti yang sama untuk istilah itu dalam bahasa Belanda dikenal dengan recensie, sedangkan dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah review. Tiga istilah itu mengacu pada hal yang sama, yakni mengulas buku.

Tindakan meresensi dapat berarti memberikan penilaian, mengungkap kembali isi buku, membahas, atau mengkritik buku. Dengan pengertian yang cukup luas itu, maksud ditulisnya resensi buku tentu menginformasikan isi buku kepada masyarakat luas

Secara singkat, resensi ialah suatu tulisan atau ulasan mengenai nilai sebuah hasil karya. Tujuan resensi adalah menyampaikan kepada para pembaca apakah sebuah buku atau hasil karya itu patut mendapat sambutan dari masyarakat atau tidak.

Lebih detil lagi, tujuan resensi adalah:
Memberikan informasi atau pemahaman yang komprehensif (mendalam) tentang apa yang tampak dan terungkap dalam sebuah buku.
Mengajak pembaca untuk memikirkan, merenungkan, dan mendiskusikan lebih jauh fenomena atau problema yang muncul dalam sebuah buku.
Memberikan pertimbangan kepada pembaca apakah buku itu pantas mendapat sambutan dari masyarakat atau tidak.
Setelah mengetahui definisi serta tujuan dari resensi yang dibuat oleh resentator, kira-kira unsur apa saja yang terkandung di dalam sebuah resensi?

Daniel Samad (1997: 7-8) menyebutkan unsur-unsur resensi adalah sebagai berikut:
 Membuat judul resensi
Judul resensi yang menarik dan benar-benar menjiwai seluruh tulisan atau inti tulisan, tidakharus ditetapkan terlebih dahulu. Judul dapat dibuat sesudah resensi selesai. Yang perlu diingat, judul resensi selaras dengan keseluruhan isi resensi.
 Menyusun data buku
Data buku biasanya disusun sebagai berikut:
- Judul buku (Apakah buku itu termasuk buku hasil terjemahan. Kalau demikian, tuliskan judul aslinya.);
- Pengarang (Kalau ada, tulislah juga penerjemah, editor, atau penyunting seperti yang tertera pada buku.);
- Penerbit;
- Tahun terbit beserta cetakannya (cetakan ke berapa);
- Tebal buku;
- Harga buku (jika diperlukan).
 Membuat pembukaan
- Pembukaan dapat dimulai dengan hal-hal berikut ini:
- Memperkenalkan siapa pengarangnya, karyanya berbentuk apa saja, dan prestasi apa saja yang diperoleh;
- Membandingkan dengan buku sejenis yang sudah ditulis, baik oleh pengarang sendiri maupun oleh pengarang lain;
- Memaparkan kekhasan atau sosok pengarang;
- Memaparkan keunikan buku;
- Merumuskan tema buku;
- Mengungkapkan kritik terhadap kelemahan buku;
- Mengungkapkan kesan terhadap buku;
- Memperkenalkan penerbit;
- Mengajukan pertanyaan;
- Membuka dialog.
 Tubuh atau isi pernyataan resensi buku

Tubuh atau isi pernyataan resensi biasanya memuat hal-hal di bawah ini:
a. sinopsis atau isi buku secara bernas dan kronologis;
b. ulasan singkat buku dengan kutipan secukupnya;
c. keunggulan buku;
d. kelemahan buku;
e. rumusan kerangka buku;
f. tinjauan bahasa (mudah atau berbelit-belit);
g. adanya kesalahan cetak.
 Penutup resensi buku
Bagian penutup, biasanya berisi buku itu penting untuk siapa dan mengapa.

Terakhir, bagaimana cara membuat resensi itu sendiri? Bagaimana langkah-langkah di dalam membuat resensi yang baik?

Ketika melakukan kegiatan meresensi, hendaklah perhatikan langkah-langkah meresensi buku sebagai berikut.
1. Penjajakan atau pengenalan terhadap buku yang diresensi,mulai dari tema buku yang diresensi, disertai deskripsi isi buku,siapa yang menerbitkan buku itu, kapan dan di mana diterbitkan, tebal (jumlah bab dan halaman), format, hingga harga.Siapa pengarangnya: nama, latar belakang pendidikan, reputasi dan prestasi, buku atau karya apa saja yang ditulis, hingga mengapa ia menulis buku itu. Buku itu termasuk golongan buku yang mana: ekonomi, teknik, politik, pendidikan, psikologi, sosiologi, filsafat, bahasa, atau sastra.
2. Membaca buku yang akan diresensi secara komprehensif, cermat, dan teliti. Peta permasalahan dalam buku itu perlu dipahami secara tepat dan akurat.
3. Menandai bagian-bagian buku yang diperhatikan secara khusus dan menentukan bagian-bagian yang dikutip untuk dijadikan data.
4. Membuat sinopsis atau intisari dari buku yang akan diresensi.
5. Menentukan sikap dan menilai hal-hal berikut.
- Organisasi atau kerangka penulisan; bagaimana hubungan antara bagian yang satu dan bagian yang lain, bagaimana sistematikanya, dan bagaimana dinamikanya.
- Isi pernyataan; bagaimana bobot ide, analisis, penyajian data, dan kreativitas pemikirannya, bahasa; bagaimana ejaan yang disempurnakan diterapkan, kalimat dan penggunaan kata, terutama untuk buku ilmiah.
- Aspek teknis; bagaimana tata letak, tata wajah, kerapian dan kebersihan, dan pencetakannya (banyak salah cetak atau tidak).
Sebelum menilai, alangkah baiknya jika terlebih dahulu dibuat semacam garis besar (outline) resensi itu. Outline ini sangat membantu kita ketika menulis, mengoreksi dan merevisi hasil resensi dengan menggunakan dasar dan kriteria yang kita tentukan sebelumnya.

CONTOH RESENSI CERPEN

1). Indentitas Cerpen
     a. Judul Cerpen         : Setangkai Bunga Bermahkota Biru
     b. Nama Pengarang   : Umar Said
     c. Tempat Terbit        : Yogyakarta
     d. Tanggal Terbit        : 5 April 2009
     e. Jumlah Halaman     : 3 Halaman
     f. Jumlah kata-kata    : 1253 kata

2). Sinopsis Cerpen
Puspita, seorang gadis yang banyak tahu akan tentang makna bunga mulai dari jenis bunga, makna tiap bunga yang ia kenal, warna bunga, dan semua bagian-bagian bunga ia dapat mengartikan setiap bagian dari bunga yang dikenalnya. Suatu hari ada seorang pria dengan sangat memprihatinkannya duduk disebuah taman bersama seorang adiknya yang bermain di taman ditaman tersebut. Puspita yang heran lantas menghampiri seorang pria yang tengah termenung juga. Kebetulan juga pria tersebut menyukai bunga walaupun ia sempat berkata “Aku juga tidak tahu kapan aku mulai menyukai bunga” pria itu berkata kepada Puspita tentang satu bunga yang pernah pria itu milikki, tanpa enggan Puspita menikmati cerita pria tersebut. Sekuntum bunga bukan anggrek dan bukan juga mawar. Puspita yang mendengarnya langsung seloroh saja bercerita tentang bunga anggrek sepengetahuannya; “Aku mengenal anggrek. Tahukah kau, anggrek adalah simbol cinta, kemewahan, dan keindahan.” Si pria hanya menjawab “aku tahu.” “Bangsa yunani menggunakan anggrek sebagai simbol kejantanan. Dan bangsa tiongkok percaya aroma anggrek berasal dari tubuh kaisar mereka. Jika anggrek muncul di mimpi seseorang, hal itu dipercaya sebagai simbol dari kebutuhan akan kelembutan, romantisme, dan kesetiaan. Bahkan anggrek jadi bahan baku utama dari ramuan cinta. Begitu dahsyat bukan?” Gadis itu panjang lebar menceritakan kembali tentang bunga anggrek. Lama-kelamaan si pria justru ingin mendengar tentang bunga mawar dan dengan senang hati Puspita bercerita; “Dari budaya barat, kita mengenal mawar sebagai cinta dan kecantikan,” imbuh si gadis. Bahkan di Inggris mawar dijadikan bunga nasional. Di Kanada, bunga mawar liar merupakan bunga provinsi Alberta. Di Amerika Serikat, bunga mawar merupakan bunga negara bagian Iowa, North Dakota, Georgia, dan New York. “Mawar merupakan lambang dunia!,” teriak gadis itu lantang bersemangat. Puspita melanjutkan; “Biasanya untuk menyatakan seberapa besar cinta. Satu tangkai berarti cintaku hanya untukmu seorang. Dua tangkai, kau dan aku saling mencintai. Tiga tangkai, aku cinta kamu. “Semakin banyak, semakin kuat maknanya.” 100 tangkai, jadilah pasangan yang mengasihi sampai lanjut usia. 144 tangkai, mencintaimu pagi hingga malam selama-lamanya. 365 tangkai, memikirkanmu setiap hari, mencintaimu setiap hari. Hingga 1001 tangkai yang melambangkan cinta selamanya.” Si pria hanya berkata “banyak sekali, aku hanya memiliki setangkai.” Dan pria itu menekankan bila pria itu memiliki satu tangkai bunga namun memiliki banyak makna akan bunganya itu, lebih dari seribu tangkai, dan mengartikannya sebagai Cinta Sepenuhnya ujar pria itu, seketika membuat Puspita diam. Kemudian si Gadis bertanya kepada si pria tentang apa warna bunga pria yang dimiliki pria itu, sempat tidak ada jawaban dari mulut si pria. Puspita berkata;”Aku paham tentang warna-warna bunga.” namun akhirnya si pria berkata “bungaku berwarna biru.” Namun Puspita tidak percaya dengan diperkuat dengan pengetahuaannya tentang warna bunga; “Di mawar saja, merah lambang cinta romantis. Putih, kesucian dan rahasia. Merah jambu, keanggunan dan kelembutan. Kuning, persahabatan dan kegembiraan. Jingga, hasrat dan semangat, cinta yang mulai tumbuh. Tak ada warna biru,” jelas gadis itu. namun pria itu bersikeras bila bunganya berwarna biru;
“Tapi aku ingat, bunga itu bermahkota biru.”
“Apakah kau merasa kehilangan? Seperti aku kehilangan makna warna biru.”
“Bisa jadi.”
“Jadi warna itu tinggal kenangan? Mengapa kau tak memanamnya lagi?”
“Tidak.”
“Mengapa?”
“Karena aku takkan menanam bunga yang telah layu.”
Si gadis menatap heran. Ia tak mengerti. Seharusnya bukankah pria itu bisa menanamnya lagi. Lelaki itu hanya menatap taman yang penuh dengan bunga putih. Namun setelah berpikir beberapa saat, si gadis baru mengerti. Tiba-tiba langit mendung. Suasana sedikit temaram. Romantis. Titik-titik gerimis menyirami. Sejuk rasanya. Tercium aroma wangi tanah.
“Dan sekarang inginkah kau memiliki bunga lagi?”
“Tentu saja.”
“Benarkah?”
“Benar. Kenapa tidak.”
“Jika ada bunga berwarna biru, benar mau?”
“Yakin. Mau.”
“Kau tahu namaku Puspita?”
“Iya. Aku tahu.”
“Tahukah kau maknanya?”
“Tidak. Memangnya?”
“Puspita itu bunga. Sekarang jadikan aku bungamu.”
Seketika si lelaki mengalihkan pandang dari taman. Bola matanya haru menatap tajam ke gadis bergaun biru itu.

3). Analisis Unsur Instrinsik
     a. Tema              : Bunga yang Melambangkan Cinta
     b. Setting            : Suatu sore yang mendung di suatu taman dengan penuh bunga putih
     c. Alur                : Campuran
     d. Tokoh             : Si Pria kaku dan Puspita, gadis banyak tahu tentang makna bunga
     e. Perwatakan     : Si Pria ( kaku dan banyak diam ), Puspita ( cerdas dan sangat ingin tahu )
     f. Sudut Pandang : Pengarang sebagai orang ketiga yang banyak tahu
  1.      g. Amanat    : “Segala sesuatu yang telah tercipta dalam kehidupan ini tidak dilahirkan begitu saja tanpa makna dan sebuah arti. Contoh ringanya setangkai bunga yang tiap-tiap bentuk, jumlah tangkai, warna mahkota, dan harumnya. Seperti yang Puspita ceritakan. Jadi,semua yang ada pada kehidupan kita ini memiliki artinya sendiri sama seperti manusia yang memiliki arti hidupnya masing-masing dengan bunganya masing-masing.”

4). Analisis Unsur Ekstrinsik
    a. Nilai moral : cinta selalu membawa keindahan bagi setiap memilikinya beribu-ribu kali          indahnya dari memiliki seribu tangkai bunga mawar.
    b. Nilai sosial : semua hal yang telah tercipta memiliki maknanya sendiri-sendiri, tidak terlahir tanpa mempunyai maksud dan tujuannya.

5). Keunggulan Cerpen
     a. Menawarkan banyak pengetahuan didalam isi cerita cerpen ini seperti halnya makna bunga-bunga yang indah.
     b. Bahasanya yang ringan dan mudah dimengerti.
     c. Tokohnya terdiri dari dua tokoh yang membuat cerita menjadi satu-kesatuan cerita yang padu, tanpa menghadirkan tokoh yang berlebihan didalam cerita.
     d. Ceritanya menganut cerita yang mudah dipahami oleh kalangan remaja saat ini sehingga memungkinkan menarik minat baca kaum muda.

6). Kelemahan Cerpen
     a. Cerita yang terlalu panjang dan menggantung.
     b. Pembaca harus benar-benar mengerti jalan ceritanya karena pemikiran pengarang yang tinggi sehingga ceritanya sulit untuk dicerna.

7). Kesimpulan
     “Berdasarkan dari keungglan dan kelemahan cerpen diatas, sebagai perensensi suatu bacaan menilai

Unknown
1. Menyiapkan motherboard
Keluarkan motherboard yang sudah Anda beli dari bungkusnya, lalu baca manual booknya dengan cermat untuk mengetahui posisi pen-jumper-an pada motherboard. Adapun posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.


2. Memasang Prosesso

Prosessor lebih mudah dipasang sebelum
motherboard menempati casing. Cara
memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.
  • Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
  • Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
  • Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
  • Turunkan kembali tuas pengunci. 
Jenis Slot

  1. Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard
  2. Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak
Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.
3. Memasang Heatsink
Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink. Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.


4. Memasang Modul Memori
Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.Jenis SIMM/>


  1. Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
  2. Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
  3. Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.
5. Memasang Motherboard pada Casing
Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:

  1. Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
  2. Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
  3. Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
  4. Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
  5. Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.
6. Memasang Power Supply
Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:
  • Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
  • HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU. 

7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing

Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.
  • Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
  • Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
  • Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
  • Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
  • Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
  • Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.
8. Memasang Drive
Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:
  • Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
  • Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
  • Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
  • Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
  • Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
  • Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
  • Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan
  • Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard
Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.
9. Memasang Card Adapter (VGA)
Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya.Cara memasang adapter:
  • Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
  • Pasang sekerup penahan card ke casing
  • Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.
  • Pasang penutup casing dengan menggeser
  • sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
  • Pasang konektor monitor ke port video card.
  • Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
  • Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
  • Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.
LANGKAH  PENGUJIAN
Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:
v  Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.
v  Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
v  Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
v  Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
v  Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.

Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.